Cindy Gulla (?) Part 5

Aku masuk rumah dan langsung merebahkan diri di kasur lantai depan TV. Huah… Senengnya hatiku ini, baru kenalan sama cewek cakep, manis, unyu, haish..pokoknya indah dech.

“Jadi nonton acara musiknya Pul?” tanya Pak De-ku yang ternyata sudah berada di belakangku.

“Eh..? Ow iya iya… Malah kelupaan. Aku mandi dulu Pak De,” jawabku sambil sedikit menahan senyum-senyum senangku. Takutnya dikira gila, senyum-senyum sendiri gak jelas.

Akupun menyambar handuk yang ku kenakan untuk mengusap wajahku setelah berwudhu tadi, dan masuk ke kamar mandi. Pak De menungguku sambil menonton TV.

“Tin? Itu Saeful abis dari mana? Kok pulang-pulang udah sumringah gitu,” terdengar Pak De-ku bertanya pada istrinya perilah gelagatku yang memang dari tadi sepulang dari jalan-jalan terlihat sangat sumringah.

“Wah gak tahu tuch mas, habis ketemu sama cewek kali, hehe” jawab Bu De Atin sekenanya. Aku yang berada dalam kamar mandi yang mendengar percakapan mereka jadi merasa malu. Wajahku kembali memerah, oke ndak papa, kan gak ada yang liat orang lagi di kamar mandi ini. Akupun mulai mandi dan secepatnya bersiap untuk pergi ke acara musik itu.

“Kamu seneng banget tadi kayaknya Pul?” tanya Pak De saat sedang memboncengkanku dalam perjalanan ke tempat acara musik itu berlangsung. Aku sedikit bingung mau jawab apa, karena malu. “Kok diem Pul?” sambungnya.

“Anu… gak papa kok Pak De, ya lagi seneng aja. Hehe…” jawabku sambil cengengesan.

Aku kemudian teringat bahwa sudah beberapa lama tidak membuka akun facebook dan twitterku. Aku mengambil telepon genggam yang ada di saku celana dan mulai membuka browser kemudian membuka kedua sosial media tersebut.

Huwehehehe, ada beberapa notif di facebook, hmm… apa ya isinya?

Klik! Aku mengklik menu notification di akun facebookku. Dan tahukah apa yang kudapati?

Boom like dari kakakku. Haish… Yah dia memang suka sekali memberondong like/jempol ke status-statusku.

Eitz… Tapi tunggu ada satu notif yang beda, hmm… Djoni Setiono menyebutkan Anda dalam komentarnya.

Ada apa nich DJ ngemention aku? Tanyaku penasaran dalam hati.

‘Lihat nich mas… Unyu gak?’

Rupanya ada sebuah page yang ngeposting foto beberapa member idol group Indonesia.

Kemudian aku kirim chat ke dia dan kami sedikit mengobrol :

Aku : Emang apa itu kk?
DJ : Idol Group baru Indonesia, dan ini yang pertama dan satu-satunya untuk saat ini lho..
Aku : Hmm… Girl Band maksudnya? -_-
DJ : Bukan! Beda. Ini tuch sister group dari AKB48 namanya JKT48 (Jakarta 48). Pokoknya konsepnya beda dari girl band biasa dech pokoknya.
Aku : Hmmm ya lah ya lah… -_-
DJ : Ah mungkin Anda tidak tertarik atau belum.
Aku : Ya bisa jadi… Udah dulu ye, ane mau nonton acara musik nyang satu itu nich. See yaa…
DJ : Oh yang di R*TI itu? Wahh senengnya… Ada JKT48 tuch salah satu bintang tamunya.
Aku : Ah ya lah ya lah…

Kurang lebih seperti itulah percakapan kami. Aku memang tidak begitu tertarik dengan yang namanya girl band. Menurutku mereka hanya menunjukkan goyangan goyangan dan wajah cantik mereka saja. No more. Begitu pikirku kala itu, setidak sekarang sudah sedikit beda. Nanti aku ceritain kenapa beda.

Singkat cerita Aku dan Pak De-ku sampai di tempat berlangsungnya acara musik D**syat dan kamipun masuk bersama penonton yang lainnya.

Penampilan-penampilan dari para musisi Indonesia saat acara itu berlangsung cukup membuatku puas, hingga akhirnya aku sedikit murung.

Ibarat abis senyum lebar-lebar terus jadi poker face karena ngeliat sesuatu yang gak ngeh di hati.

Beberapa gadis-gadis cantik mulai naik ke atas stage, aku tidak begitu memperhatikan. Aku lebih membuang muka dan melihat lihat ke setiap bangku penonton berharap ada si cewek manis bernama Cindy itu yang lagi ikutan nonton juga.

JKT~ 48~! Terdengar suara laki-laki dengan lantang, nampaknya dari sebuah CD yang sengaja diputar untuk membuka penampilan para gadis-gadis itu. Kontan aku langsung noleh pas denger suara tadi, dan jadi melihat gadis-gadis yang yahh…ku akui emang cantik cantik. Hoho…

Dan….

Wait!

What is that?

‘Sik sik sik, nyong ra salah weruh mbokan?’ (tunggu tunggu tunggu, gue gak salah liat kan?) pikirku terkejut dalam hati saat melihat sesosok yang tidak asing di mataku.

“Ci…Ci…Ci…Cindy?!!!” teriakku tanpa sadar. Beberapa penonton langsung menoleh, begitu juga penonton yang nampaknya fans dari JKT48.

Oh God! Jadi sebenernya dia itu…Cindy itu…

Tidak habis pikir Aku, dan sejak saat itu aku malah jadi seneng dech sama JKT48. Tapi karena aku tahu dia adalah salah seorang member and they have some rules. So for some reason Aku jadi semakin jauh dari Cindy. Aku hanya bisa mengidolakan dan mendukungnya sebisaku.

Cindy Gulla, seperti gula mencerahkan dunia. ^_^

Sukses selalu untukmu.

-END-

Note : semua kejadian dan perbincangan atau segala unsur dalam cerita (fanfic) ini hanya fiktif belaka.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s