Puisi : Langkah Kaki

Langkah-langkah ini
langkah yang masih menerka-nerka kemana akan menetap
menerka-nerka jalan yang ditempuh

benarkah
luruskah
baikkah
atau justru pembawa kehancuran

Setiap langkah ini berawal dari terkecil
semakin besar dan besar

tapi lubang-lubang dan duri
membuatnya takut untuk melangkah lagi
membayangkan darah yang mengalir
saat terluka dan tertatih

hanya ketakutan yang tergambar dalam pikirannya
hingga jalan halus didapati
bahkan tanpa alas kaki begitu nyaman

namun itu hanya semu
melainkan jalan menuju jurang yang dangkal penuh terjal

itu hanya tipu dayanya
makhluk bertanduk dan merah

lebih baik jalan penuh duri
tapi mengantar pada ujung taman yang indah bukan ?

Memang keraguan pembawa kehancuran
Yakini itu meski menyakitkan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s