Kenangan Itu

Pagi itu seperti biasa aku bergegas bangun tidur membaca doa dan langsung menuju ke kamar mandi untuk mengambil air wudhu. Aku bukan tipe orang yang religius sebenarnya, tapi ini memang sudah menjadi rutinitas dan memang sudah menjadi kewajiban bagi kaum muslim. Aku langsung ke tempat sholat yang ada di rumah, dan mendirikan sholat Subuh.

Jam sudah menunjukkan jam 6 lebih,  setelah tadi sholat Subuh dan kulanjutkan sarapan pagi, kini aku bergegas ke kamar mandi untuk mandi dan bersiap mengenakan seragam untuk nantinya berangkat ke sekolah. Tidak berapa lama, mandi sudah selesai, berganti pakaian dan merapikan dandanan, dan segera aku berpamitan kepada emak untuk berangkat sekolah tentu saja tidak lupa dengan uang sakunya. hihi…

Aku menuju ke arah pertigaan jalan masuk ke area perumahan yang kutinggali bersama keluarga. Di sana memang tempat dimana pujaan hatiku pasti selalu lewat, karena memang akses jalan dari rumahnya menuju jalan raya mau tidak mau harus lewat pertigaan itu.

Beberapa menit aku di pertigaan, menunggu dengan sedikit senyam senyum membayangkan berjalan bersama dengannya.

Tidak lama kemudian diapun muncul dari kejauhan, aku tersenyum sumringah, bidadariku sudah tiba.

Kami bersalaman dan kamipun berangkat bersama-sama.

Sungguh indah setiap pagi bisa bertemu dengannya dan berangkat ke sekolah bersama, meski kami tidak satu sekolah tapi setidaknya jalan menuju ke sekolah masing-masing hampir sama…

Kenangan ini tidak mudah dilupakan, sederhana tapi terasa sempurna.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s